Minggu, 20 Juli 2014

Holden '60

Friends...
Kalian tau waktu resepsi pernikahan bukan mobil mewah yang kami pakai. Kami mengendarai mobil antik yang penampakan seperti dibawah ini. Warnanya biru tua dengan selendang biru metalik. Foto dibawah ini diambil dari internet.


Ini foto asli holden '60 kami.

Shohibu baiti


Shohibu baiti adalah sebuah lagu yang dinyanyikan oleh Emha Ainun Nadjib bersama Kiai Kanjeng. Ketika mendengar lagu itu diputar disetiap akhir acara Mocopat Syafa’at di Adi TV, hatiku berdesir hanyut dalam alunan musiknya. Padahal aq belum tahu syair lengkap dan artinya. Setelah mengerti artinya Subhanalloh! Ternyata dalam sekali maknanya. 
Inilah syair dan arti lagu tersebut..

Shohibu baiti… Ya shohibu baiti…
Tuan rumahku… Wahai tuan rumah(ku)

Imamu hayatii… Ya Imamu hayati…
Pemimpin hidupku… Wahai pemimpin hidupku

Mursyidu imanii… Anta syamsu qolbiy…
Penuntun imanku… Engkau (cahaya) mentari hatiku

Qomaru fuadi… Ya qurratu ‘aini…
Rembulan jiwaku… Wahai penyejuk mataku

Syafi’u nashibiy… Ya maula jihadiy…
Penolong (dari) beban(berat)ku… Wahai muara perjuanganku

Ufuqu Syauqi… Ya baabu akhirati…
Cakrawala rinduku… Wahai pintu keabadianku

Ainun & Habibie

Sebelum film ini tayang saya pernah membaca buku tentang pasangan tersebut. Yang membekas di benak saya adalah ketika pacaran, mereka naik becak ditutup depannya padahal hari tidak hujan. Hanya itu!



Setelah melihat filmnya, pandangan dan pendapat saya tentang pasangan abadi itupun bertambah. Lebih banyak lagi yang bisa diambil. Pasangan ini betul-betul romantis, saling bahu membahu dalam mengarungi kehidupan.


Sabtu, 19 Juli 2014

Satu Tahun Satu Artikel

Membaca judulnya saja membuatku tersenyum, kecut geli.. Masak dalam tempo satu tahun aq hanya menelurkan satu artikel. Lha mbok ya satu buku keleeees.. Yah, inilah blogger gagal, blogger dalam mimpi. Jangan ditiru yaa..

Sore ini ada undangan buka bersama dari Nita teman SMAku. What can I tell about her? Cantik, tinggi, langsing dan super cuek. Dilihat dari luar hidupnya berkecukupan lahir batin. Anaknya dua, cowok dan cewek. Lengkap!

Beberapa kali aq menelponnya, karena memang ada yang harus kubeli dari tokonya atau sekedar iseng. Menelpon dirinya bisa menaikkan mood, Kalau lagi bete bisa jadi baikan, hehehe.. Karena orangnya emang suka ngocol abis.

Suaminya ganteeeeng banget, karena suami Nita kakak kelas kami di SMA jadi aq juga tahu betul. Namanya Mas Eko. Kadang Mas Eko menjadi salah satu bahan candaan kami. Di akhir telepon biasanya aq mengirim salam untuk mas eko, salam apa saja yang akan membuat kami ( aku dan nita ) tertawa berderai derai..

Kalau masih belum cukup, kadang kusambangi kiosnya di Pasar Beringharjo. Kiosnya luas, keluarga Nita termasuk pedagang yang berhasil. Ngobrol sambil ngurusi pembeli yang cukup banyak ya lucu juga.  Bahasa Jawanya disambi-sambi. Nita tipikal orang yang easy going, tidak pernah menjadikan sesuatu masalah menjadi masalah. Anyway, I love her as a friend.. :D